Bantu korban erupsi gunung Lewotobi Laki Laki Nusa Tenggara Timur, PT Sharp Electronics Indonesia melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Sharp Bakti Untuk Negeri memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak. PT Sharp Electronics Indonesia menyalurkan bantuan senilai Rp 100 juta, melalui mitra non-profit organization Human Initiative. Bantuan ini akan disalurkan dalam bentuk paket sembako, mendirikan dapur darurat, masker, dan perlengkapan kebersihan. “Bantuan ini kami berikan untuk meringankan beban pengungsi. Kami bekerja sama dengan Human Initiative untuk memastikan bantuan disalurkan tepat sasaran,”kata Shinji Teraoka, Presiden Direktur, PT Sharp Electronics Indonesia dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (13/11).
Disampaikannya, PT Sharp Electronics Indonesia berkomitmen untuk terus memberikan manfaat kepada masyarakat melalui berbagai program sosial, seperti Sharp Bakti Untuk Negeri. Tahap kedua Sharp akan mendonasikan produk air purifier dan mendirikan layanan pusat cucian untuk membantu para pengungsi mendapatkan kualitas udara & sanitasi yang bersih dan sehat.
Melalui kegiatan ini, PT Sharp Electronics Indonesia berkomitmen mendukung 17 tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), dengan fokus utama pada tujuan ke-2, ke-3, dan ke-6. “Kami berupaya memastikan para pengungsi mendapatkan akses terhadap makanan yang layak, perlindungan kesehatan yang memadai, dan lingkungan yang sehat untuk mendukung pemulihan mereka. Kontribusi ini merupakan langkah nyata untuk menciptakan perubahan positif dan mewujudkan masa depan yang lebih baik bagi semua.”ujar Teraoka.
Distribusi bantuan akan difokuskan di Kecamatan Titiehena, daerah yang belum tersentuh bantuan sebelumnya, dengan target sekitar 5.587 jiwa. “Bantuan dari Sharp sangat berarti bagi pengungsi yang sedang menghadapi kesulitan. Kami berharap lebih banyak pihak dapat ikut serta dalam upaya kemanusiaan ini.” Ungkap Deni Kurniawan, Manager Disaster Risk Management, Human Initiative.
Sebagai informasi, erupsi gunung yang terletak di pulau Lembata ini menyebabkan semburan abu vulkanik dan material panas. Sampai saat ini, sekitar 11.553 jiwa penduduk desa terpaksa mengungsi ke tempat penampungan darurat. Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memperkirakan bahwa aktivitas vulkanik masih akan berlanjut, sehingga kebutuhan bantuan kemanusiaan masih terus dibutuhkan.
Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan dan peduli pada lingkungan, Grant Thornton Indonesia mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam melakukan…
Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional yang jatuh setiap tanggal 25 November, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) melalui program…
Kajian dari Kementerian Agama Republik Indonesia pada tahun 2023 menunjukkan bahwa 38,49% masyarakat Indonesia masih mengalami buta huruf Al-Quran. Hal…
Bantu korban erupsi gunung Lewotobi Laki Laki Nusa Tenggara Timur, PT Sharp Electronics Indonesia melalui program Corporate Social Responsibility (CSR)…
Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan dan peduli pada lingkungan, Grant Thornton Indonesia mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam melakukan…
Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional yang jatuh setiap tanggal 25 November, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) melalui program…